SELAMAT DATANG DI WEBSITE POLMUDA

PROGRAM STUDI PROMOSI KESEHATAN (D-IV)

Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan diselenggarakan untuk menghasilkan tenaga promosi kesehatan yang profesional, kompeten, dan berorientasi pada upaya promotif dan preventif. Program studi ini menekankan kemampuan analisis masalah kesehatan masyarakat, perencanaan dan evaluasi program promosi kesehatan, komunikasi dan edukasi kesehatan, serta pemanfaatan teknologi dan media digital. Proses pembelajaran mengintegrasikan pendekatan sosial budaya, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi teknologi guna menghasilkan lulusan yang siap kerja dan adaptif terhadap dinamika permasalahan kesehatan masyarakat

Visi Program Studi

Menjadi Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan yang unggul dalam menghasilkan lulusan promosi kesehatan yang profesional dan kompeten dalam pencegahan penyakit dan promosi gaya hidup sehat melalui pendekatan sosial budaya dan inovasi teknologi.

 

Misi Program Studi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran vokasi promosi kesehatan yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif berbasis kebutuhan masyarakat.
  2. Mengembangkan dan melaksanakan penelitian terapan di bidang promosi kesehatan yang mendukung pencegahan penyakit dan peningkatan perilaku hidup sehat.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui program promosi dan edukasi kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat dan kearifan lokal.
  4. Mengintegrasikan pendekatan sosial budaya dan inovasi teknologi informasi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang promosi kesehatan.
  5. Mengembangkan dan memperkuat kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pelaksanaan tridharma dan peningkatan daya serap lulusan.

 

Tujuan Program Studi

  1. Menghasilkan lulusan promosi kesehatan yang kompeten dalam pencegahan penyakit dan promosi gaya hidup sehat.
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program promosi kesehatan secara profesional dan berbasis bukti.
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu memanfaatkan teknologi dan media digital dalam promosi dan edukasi kesehatan.
  4. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan komunikasi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
  5. Menghasilkan lulusan yang beretika, bertanggung jawab, dan peka terhadap nilai sosial budaya masyarakat.
  6. Menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja di bidang promosi kesehatan.

 

Sasaran Strategis Program Studi

  1. Terlaksananya kurikulum berbasis OBE dengan fokus pada anestesi gawat darurat, kritis, dan komplikasi.
  2. Meningkatnya capaian kompetensi klinik mahasiswa pada layanan anestesi berisiko tinggi.
  3. Terwujudnya lulusan dengan kelulusan tepat waktu dan daya serap kerja tinggi di fasilitas layanan kesehatan.
  4. Meningkatnya jumlah penelitian terapan dosen dan mahasiswa di bidang anestesi gawat darurat, kritis, dan pasien dengan penyakit penyerta.
  5. Dihasilkannya publikasi ilmiah dan luaran penelitian yang relevan dengan praktik anestesi.
  6. Terlaksananya program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi dan peningkatan mutu pelayanan anestesi di fasilitas layanan Kesehatan
  7. Terbangunnya kontribusi Prodi dalam penguatan layanan kesehatan daerah, khususnya pada kasus berisiko tinggi.
  8. Terjalinnya kerja sama berkelanjutan dengan rumah sakit rujukan, IGD, ICU, dan unit layanan anestesi.
  9. Meningkatnya kualitas tata kelola Prodi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi mutu.
  10. Terwujudnya lulusan yang memiliki keunggulan kompetitif dalam pelayanan anestesi gawat darurat dan kritis.
  11. Meningkatnya kepuasan pengguna lulusan terhadap kinerja profesional dan etika lulusan.

 

Kompetensi Program Studi

Lulusan Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan memiliki kompetensi untuk:

  1. Menganalisis masalah kesehatan masyarakat berdasarkan data, kebutuhan masyarakat, faktor risiko, perilaku kesehatan, dan determinan sosial budaya.
  2. Merancang program promosi kesehatan yang berbasis bukti, sesuai kebutuhan masyarakat, dan berorientasi pada pencegahan penyakit serta peningkatan perilaku hidup sehat.
  3. Melaksanakan komunikasi, informasi, dan edukasi kesehatan secara efektif kepada individu, keluarga, kelompok, komunitas, dan masyarakat.
  4. Mengembangkan media promosi kesehatan, baik media cetak, elektronik, digital, maupun media berbasis teknologi informasi.
  5. Melaksanakan advokasi kesehatan dan membangun kemitraan lintas sektor dalam mendukung program promosi kesehatan.
  6. Melakukan pemberdayaan masyarakat dengan memperhatikan nilai sosial budaya, kearifan lokal, dan potensi sumber daya masyarakat.
  7. Melaksanakan monitoring dan evaluasi program promosi kesehatan untuk menilai efektivitas, keberlanjutan, dan dampak program.
  8. Memanfaatkan teknologi informasi dan media digital dalam perencanaan, pelaksanaan, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan promosi kesehatan.
  9. Melaksanakan penelitian terapan sederhana di bidang promosi kesehatan untuk mendukung pengembangan program berbasis bukti.
  10. Menunjukkan sikap profesional, etis, bertanggung jawab, komunikatif, humanis, dan peka terhadap keberagaman sosial budaya masyarakat

 

 

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

Lulusan Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan mampu:

  1. Menerapkan konsep, prinsip, teori, dan pendekatan promosi kesehatan dalam pencegahan penyakit dan peningkatan perilaku hidup sehat.
  2. Merancang, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi program promosi kesehatan berbasis bukti dan kebutuhan masyarakat.
  3. Menggunakan teknologi informasi, media digital, dan media komunikasi dalam promosi dan edukasi kesehatan.
  4. Berkomunikasi secara efektif, melakukan advokasi, membangun kemitraan, dan memberdayakan masyarakat dalam kegiatan promosi kesehatan.
  5. Melaksanakan penelitian terapan di bidang promosi kesehatan untuk mendukung pemecahan masalah kesehatan masyarakat.
  6. Menunjukkan sikap profesional, etis, bertanggung jawab, humanis, serta menghargai nilai sosial budaya dalam praktik promosi kesehatan.
  7. Beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, regulasi, dan kebutuhan dunia kerja di bidang promosi kesehatan