Kegiatan MMD III (Musyawarah Masyarakat Desa III) merupakan tahap akhir dari rangkaian Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kebidanan Komunitas Prodi D-III Kebidanan yang dilaksanakan di Kelurahan Penana’e. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi terhadap seluruh program yang telah diimplementasikan mahasiswa sekaligus acara penarikan resmi mahasiswa PKL dari wilayah binaan.

Selama kurang lebih dua minggu, mahasiswa PKL telah melaksanakan pengkajian menyeluruh terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu balita, dan keluarga berisiko di wilayah Penana’e. Berdasarkan hasil pengkajian tersebut, mahasiswa menyusun dan melaksanakan berbagai implementasi, mulai dari penyuluhan kesehatan, edukasi gizi, demo memasak MP-ASI dan cemilan sehat, hingga pendampingan kepada KK binaan. Setelah pelaksanaan program, mahasiswa juga melakukan evaluasi untuk menilai perubahan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap materi yang telah diberikan.

Dalam forum MMD III ini, mahasiswa memaparkan hasil evaluasi kegiatan, capaian program, serta rekomendasi tindak lanjut yang dapat dilakukan oleh pihak kelurahan, puskesmas, dan kader setempat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemantauan tumbuh kembang balita. Program yang telah dilaksanakan pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai memberikan dampak positif dan manfaat langsung bagi masyarakat.

Acara MMD III ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Bidan Koordinator wilayah setempat, Direktur Politeknik Muhammad Dahlan yang diwakili oleh Wakil Direktur III, para dosen pembimbing, Lurah Penana’e, Bhabinkamtibmas, kader posyandu, serta tokoh masyarakat lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya yang diwakili oleh Wadir III direktur menegaskan bahwa kegiatan PKL bukan hanya sebagai pemenuhan kurikulum akademik, tetapi merupakan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa ilmu pengetahuan ke tengah masyarakat serta menjalin kemitraan berkelanjutan dengan pemerintah dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan MMD III ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan dan penyerahan Nota Kesepahaman (MoU) antara Politeknik Muhammad Dahlan dan Pemerintah Kelurahan Penana’e sebagai bentuk komitmen kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam program-program kesehatan masyarakat di masa mendatang.
Dengan terlaksananya MMD III, maka secara resmi mahasiswa PKL Kebidanan Komunitas Prodi D-III Kebidanan ditarik dari Kelurahan Penana’e. Meskipun masa praktik telah berakhir, harapan besar tetap tertanam agar ilmu dan program yang telah diberikan dapat terus berlanjut serta memberi manfaat berkesinambungan bagi masyarakat.

