Politeknik Muhammad Dahlan turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Institusi Pendidikan Keperawatan Anestesiologi Indonesia (AIPKANI) Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Transformasi Institusi Pendidikan Keperawatan Anestesiologi Indonesia dalam Mendukung Lulusan yang Berkualitas dan Berdaya Saing.” Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin (02–04 Mei 2026), bertempat di Tiara Hotel Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Politeknik Muhammad Dahlan diwakili oleh Ibu Nur Eka Dzulfaijah, S.T.Kep., M.Tr.Kep dan Muhammad Affan, S.Kep., Ners., M.Tr.Kep. Kehadiran delegasi ini menjadi wujud komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada Program Studi D-IV Keperawatan Anestesi.

Rakornas AIPKANI 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua AIPKANI, Bapak Emanuel Ileatan Lewar, S.Kep., Ns., M.M., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar institusi pendidikan dalam menghadapi tantangan global di bidang keperawatan anestesiologi. Acara pembukaan juga dihadiri oleh Ibu Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Dr. Dewi Rokhanawati, S.Si.T., M.P.H., yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan di Indonesia.

Kegiatan ini juga menghadirkan berbagai narasumber kompeten, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setia Budi Indartono, M.M., Ph.D., yang menyampaikan materi terkait Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai salah satu strategi peningkatan akses dan mutu pendidikan tinggi. Selain itu, turut hadir Ketua Kolegium Penata Anestesi Indonesia, Dr. Ns. Rahmaya Nova Handayani, S.Kep., M.Sc., Sp.Kep.MB, yang memberikan pandangan strategis terkait standar kompetensi dan profesionalisme lulusan keperawatan anestesi.

Direktur Politeknik Muhammad Dahlan menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Rakornas ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan institusi. “Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan wawasan dan pembaruan kebijakan yang sangat penting untuk peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam mencetak lulusan D-IV Keperawatan Anestesi yang unggul, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Partisipasi dalam Rakornas AIPKANI 2026 diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan kurikulum, tata kelola program studi, serta peningkatan kualitas lulusan di Politeknik Muhammad Dahlan. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi dan inovasi dalam penguatan sistem pendidikan, sehingga mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Sebagai institusi pendidikan yang terus berkomitmen terhadap mutu dan profesionalisme, Politeknik Muhammad Dahlan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung dan berkembang bersama, khususnya pada Program Studi D-IV Keperawatan Anestesi. Dengan dukungan tenaga pengajar yang kompeten dan kurikulum berbasis kebutuhan industri kesehatan, Politeknik Muhammad Dahlan siap mencetak tenaga kesehatan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

