Mahasiswa Semester VII Program Studi D-III Kebidanan Politeknik Muhammad Dahlan yang tergabung dalam enam posko PKL Kebidanan Komunitas melaksanakan kegiatan pengkajian kesehatan di masing-masing wilayah binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kebidanan Komunitas yang bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan permasalahan kesehatan masyarakat secara langsung.

Pengkajian dilakukan secara door to door dengan sasaran utama ibu hamil, balita, serta masyarakat dengan berbagai permasalahan kesehatan di lingkungan komunitas. Mahasiswa melakukan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan pencatatan kondisi kesehatan, termasuk aspek pola asuh, gizi, serta perilaku hidup bersih dan sehat.

Seluruh hasil pengkajian yang telah dikumpulkan oleh mahasiswa di enam posko nantinya akan ditabulasi dan dianalisis secara sistematis. Data tersebut selanjutnya akan dianalisis dan ditentukan prioritas masalahnya, yang kemudian akan dipaparkan dan dibahas bersama pada kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) II yang dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat mendatang sebagai dasar penentuan rencana tindak lanjut program kesehatan di komunitas.

Direktur Politeknik Muhammad Dahlan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan pengkajian di masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi dan kepekaan sosial. “Melalui pengkajian langsung di masyarakat, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu kebidanan, tetapi juga belajar memahami kebutuhan riil masyarakat. Ini adalah bagian penting dari proses pembentukan calon tenaga kesehatan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan,” ujar Direktur.

Sementara itu, salah satu mahasiswa PKL, Yusrina, menyampaikan bahwa kegiatan pengkajian ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami kondisi kesehatan masyarakat secara nyata. “Kami mendapatkan banyak pembelajaran langsung dari masyarakat, khususnya ibu hamil dan orang tua balita. Melalui pengkajian ini, kami dapat mengetahui permasalahan kesehatan yang dihadapi warga dan berupaya memberikan edukasi sesuai dengan kebutuhan mereka,” ungkap salah satu mahasiswa.
Kegiatan pengkajian ini juga mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga menyambut baik kehadiran mahasiswa dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan serta edukasi kesehatan yang diberikan. “Kami sangat senang dengan kehadiran mahasiswa kebidanan. Mereka ramah, mau mendengarkan keluhan kami, dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami,” ujar salah seorang warga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil pengkajian yang diperoleh dapat menjadi dasar penyusunan program kesehatan yang tepat sasaran serta memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah binaan.

